Mitos Dan Fakta Hipertensi

On 13 September 2017 by admindipo

Mengetahui lebih banyak tentang tekanan darah tinggi dapat membantu seseorang untuk mencegah masalah kesehatan. Mulailah mendapatkan informasi yang tepat terkait tekanan darah tinggi karena umumnya masyarakat mempercayai mitos yang berkembang di masyarakat tanpa memastikan kebenarannya.

Berikut beberapa mitos yang berkembang di masyarakat dan kebenarannya:

  1. Mitosnya Tekanan darah tinggi yang diturunkan lewat keluarga tidak dapat dicegah
    Fakta: Seseorang yang orang tua atau saudara kandung memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami Tekanan darah tinggi. Namun, gaya hidup sehat yang dijalani dapat membantu seseorang terhindar atau menurunkan tingkat resikonya untuk menderita tekanan darah tinggi.
    Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mencegah tekanan darah tinggi adalah:
    – Tetap menjaga berat badan dalam rentang normal
    – Mengkonsumsi makanan sehat yang tinggi nutrisi dan rendah lemak, gula, dan garam.
    – Membatasi jumlah konsumsi garam
    – Membatasi atau berhentu konsumsi alkohol
    – Berhenti merokok
    – Melakukan aktifitas fisik dengan rutin
    – Mengurangi tingkat stress karena dapat memicu jantung berdetak lebih keras dan cepat dan pembuluh darah menjadi kencang.
  2. Mitos berikutnya adalah konsumsi garam secara berlebihan dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi
    Fakta: Pada umumnya garam dapur atau natrium dapat memicu peningkatan tekanan darah. Mengendalikan konsumsi garam dengan memeriksa label pada tabel komposisi makanan seperti saus tomay, bumbu, makanan kaleng dapat membantu mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah. Garam pada label produk-produk tersebut ditulis dengan istilah sodium, natrium, atau Na.
  3. Tidak pernah mengalami sakit kepala menandakan tidak menderita tekanan darah tinggi
    Fakta: tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak memiliki tanda dan gejala yang khas. Pada umumnya seseorang tidak menyadari bahwa sedang mengalami tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti serangan stroke. Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala untuk mencegah terjadinya msalah kesehatan yang serius.
  4. Pemeriksaan tekanan darah hanya dibutuhkan sebulan sekali
    Fakta: Tekanan darah dapat berubah-ubah dengan cepat, sehingga perlu dilakukan monitoring dan pencatatan setiap hari. Melakukan pemeriksaan tekanan darah dapat membantu dokter untuk mengevaluasi terapi yang sedang digunakan. Lakukan pemeriksaan tekanan darah pada waktu yang sama setiap hari, seperti pada pagi dan sore hari atau sesuai jadwal waktu yang ditentukan oleh dokter.
  5. Ketika tekanan darah sudah pada rentang normal maka dapat berhenti minum obat
    Fakta: Tekanan darah tinggi membutuhkan konsumsi obat seumur hidup. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukan penghentian obat atau perubahan jadwal konsumsi obat.

Sumber : http://vivahealth.co.id/article/detail/12233/mitos-dan-fakta-hipertensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *